Kamis, 01 Okt 2026
Beranda › Berita
Berita

3 Tanda Rambut Rusak Parah yang Wajib Kamu Ketahui

✍️ Dewi 🕒 19 Sep 2026 👁️ 6x dibaca
rusak5
rusak5 Foto: halodoc.com

Memahami seberapa parah kerusakan rambut adalah langkah awal untuk mengembalikan kesehatannya, dengan mengenali ciri-ciri seperti kekeringan, bercabang, hingga kerontokan berlebihan.

3 tanda utama kerusakan rambut parah perlu dikenali agar penanganan bisa dilakukan sejak dini.

Rambut rusak adalah kondisi di mana struktur rambut mengalami perubahan, kehilangan kelembapan alami, kilau, dan kekuatan.

Kondisi ini terjadi ketika lapisan pelindung rambut atau kutikula terangkat atau rusak, menyebabkan bagian dalam rambut (korteks) terpapar dan rentan terhadap kerusakan lebih lanjut.

1. Rambut Kering, Kusam, Kasar, dan Mengembang Berlebihan

Rambut terasa kering, tidak berkilau, dan memiliki tekstur kasar saat disentuh, bahkan bisa terasa seperti jerami.

Rambut juga cenderung mengembang dan sulit diatur, terutama setelah keramas atau dalam kondisi lembap. Ini adalah tanda umum kerusakan yang menunjukkan rambut kehilangan minyak alami dan kelembapan esensial.

Kutikula rambut yang rusak tidak dapat menutup rapat, sehingga kelembapan mudah menguap.

2. Rambut Bercabang dan Mudah Patah

Ujung rambut terlihat terbelah dua atau lebih, dan helai rambut mudah patah bahkan dengan sedikit tarikan atau saat disisir.

Rambut bercabang terjadi ketika kutikula di ujung rambut rusak dan terpisah.

Kondisi mudah patah menunjukkan bahwa kekuatan tensil rambut telah berkurang secara signifikan, dan lapisan luar batang rambut telah rusak parah.

3. Rambut Rontok Berlebihan atau Menipis

Jumlah rambut yang rontok jauh melebihi batas normal, yakni lebih dari 50 hingga 100 helai per hari.

Banyak helai rambut sering terlihat di bantal, sisir, atau lantai, dan dalam kasus yang lebih parah, rambut secara keseluruhan terlihat menipis.

Kerontokan berlebihan atau penipisan rambut bisa menjadi indikasi kerusakan serius pada folikel rambut atau batang rambut yang rapuh.

Penyebab Rambut Rusak

Penyebab kerusakan rambut beragam, mulai dari paparan panas berlebih hingga kebiasaan perawatan yang salah.

Penggunaan alat styling panas seperti catokan, hair dryer, atau pengeriting rambut secara berlebihan tanpa pelindung panas dapat merusak kutikula dan menghilangkan kelembapan alami rambut.

Perawatan kimia seperti pewarnaan, bleaching, pelurusan, atau pengeritingan dengan bahan keras juga dapat mengikis kelembapan dan merusak struktur rambut.

Paparan lingkungan seperti sinar matahari, polusi, dan air klorin dapat membuat rambut kering, kusam, dan rapuh.

Kebiasaan perawatan yang salah juga berkontribusi, misalnya keramas terlalu sering atau menggunakan air panas.

Menggosok rambut basah dengan handuk secara kasar, menyisir rambut saat basah, atau mengikat rambut terlalu kencang dalam waktu lama juga dapat memicu kerusakan.

Jarang memotong ujung rambut dan penggunaan produk yang tidak sesuai, seperti yang mengandung alkohol atau sulfat, juga bisa memperparah kondisi.

Selain itu, kekurangan nutrisi karena pola makan tidak seimbang serta stres yang tidak terkontrol dapat memengaruhi kesehatan rambut secara keseluruhan.

Solusi Mengatasi Rambut Rusak

Untuk mengatasi rambut rusak, langkah pertama adalah memotong ujung rambut secara teratur setiap dua hingga tiga bulan sekali.

Ini dapat menghilangkan bagian yang bercabang dan mencegah kerusakan merambat ke atas.

Penggunaan masker rambut seminggu sekali untuk nutrisi intensif dan kondisioner setiap setelah keramas juga penting untuk mengunci kelembapan.

Minyak alami seperti minyak kelapa atau minyak argan, atau serum/vitamin rambut, dapat dioleskan setiap hari untuk melembapkan dan melindungi.

Batasi frekuensi penggunaan alat styling panas, dan selalu gunakan pelindung panas jika memang harus memakainya.

Lindungi rambut dari sinar matahari dengan topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan.

Pilih sampo dan kondisioner yang diformulasikan untuk rambut rusak, bebas sulfat dan paraben, serta hindari produk dengan bahan kimia keras.

Keramaslah dengan air dingin atau suam-suam kuku, dan hindari menggosok rambut basah dengan handuk secara kasar; cukup tepuk-tepuk lembut.

Sisir rambut dengan hati-hati menggunakan sisir bergigi jarang, terutama saat basah, dan mulai dari ujung ke pangkal.

Terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung kesehatan rambut dari dalam.

Mengenali tanda-tanda kerusakan rambut sejak dini penting untuk mencegah kerusakan semakin parah. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, rambut rusak dapat kembali sehat, lembut, dan berkilau.

Jika kerusakan rambut tidak membaik atau semakin parah, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli rambut.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: alodokter.com, hellosehat.com, loccitane.com, sunsilk.co.id, loreal-paris.co.id, clearhaircare.com, dove.com, indahjayaindonesia.co.id.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update